Pada awalnya Ko Ching-teng (cowok) dan Shen Chia-yi (cewek) merupakan dua pribadi yang bertolak belakang. Walau jadi teman satu kelas mereka jarang berkomunikasi, si cewek super cerdas, sehari-hari hanya fokus belajar dan selalu mendapat nilai terbaik di kelas, sementara si cowok orangnya super malas, paling ngga suka kalau disuruh mikir, anaknya suka usil dan tidur di kelas, serta melakukan hal-hal konyol.
Titik baliknya terjadi saat pelajaran Bahasa Inggris (yang di-handle oleh guru killer), Shen Chia-yi ternyata lupa membawa buku materi. Guru menyampaikan, bagi murid yang tidak membawa buku supaya segera berdiri, Shen Chia-yi yang dikenal sebagai murid yang disiplin akhirnya merasa kebingungan, Ko Ching-teng yang ketika itu melihatnya, tiba-tiba secara sukarela memberikan bukunya kepada Shen Chia-yi dan menggantikannya berdiri di depan kelas untuk mendapatkan hukuman. Sejak kejadian itu Shen Chia-yi berusaha membimbing dan memotivasi Ko Ching-teng agar semangat belajar untuk mendapatkan nilai yang bagus.
Lama-kelamaan mereka semakin dekat, apalagi setelah nilai mata pelajaran Ko Ching-teng mulai membaik. Shen Chia-yi yang ketika itu adalah cewek yang paling disukai di kelas, justru malah mulai jatuh hati kepada Ko Ching-teng. :)
Mereka berdua membuat kesepakatan, siapapun diantara mereka berdua yang nilainya lebih baik, maka harus mengikuti keinginan pemenangnya. Kesepakatannya adalah, jika Ko Ching-teng kalah, maka rambutnya bersedia diapakan saja, jika Shen Chia-yi kalah, maka rambut panjangnya harus dikucir selama 1 bulan.
Pada akhirnya Shen Chia-yi lah yang menang, akhirnya Ko Ching-teng mencukur gundul rambutnya, namun keesokan harinya Ko Ching-teng kaget, karen Shen Chia-yi juga mengkucir rambutnya, bahkan Shen Chia-yi berkeinginan untuk mengkucir rambutnya sampai kuliah :)
Ini momen saat mereka dihukum oleh guru karena berusaha melakukan pembelaan kepada salah satu teman kelas mereka yang dituduh mencuri di kelas, Shen Chia-yi menangis karena sebelumnya dia belum pernah sekalipun dihukum di sekolah (siswi teladan gitu loh), dan hukuman ini rasanya menjatuhkan martabatnya :D Namun Ko Ching-teng dan teman-teman yang lain berusaha menghiburnya. :)
Momen perpisahan mereka sebelum masuk ke perguruan tinggi. :)
Mau tahu ending-nya bagaimana?:D Silahkan tonton sendiri ya.












No comments:
Post a Comment