Langkah Bersejarah - Dramatic Edition

Judul artikel ini mungkin kurang sesuai dengan isinya, kalau Anda berhasil membaca tulisan saya ini, berarti saya sukses mengecoh Anda :D

Next destination city!

Tiga bulan yang lalu, tepatnya bulan Maret 2013, saya memutuskan untuk keluar dari pekerjaan kantor saya, selain ingin menyelesaikan dan melanjutkan kuliah serta berwirausaha sendiri, saya juga ingin lebih bisa membantu melancarkan usaha keluarga. Saya kira sudah cukup predikat menjadi seorang karyawan saya lepas, dan saya membentuk branding baru sebagai seorang entrepreneur. :)

Sambil mencari info mengenai beasiswa belajar di luar negeri, saya berwirausaha, hal itu terbukti melalui usaha saya dalam mendirikan Toko Sepatu Olahraga dan Aksesoris Online : SPORTATION, hasilnya pun lumayan dan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup pribadi dan untuk menabung.

Kegiatan saya semakin padat, namun lebih santai, karena saya adalah bos bagi diri saya sendiri. Selain online store, kegiatan saya yang lain lebih banyak dihabiskan untuk urusan sabilillah (kegiatan pengajian, mulai dari mengajar para junior dan belajar dari para guru senior). Sampai suatu ketika saya mencari info mengenai beasiswa di internet, tepatnya perguruan tinggi di negeri Kangguru. Selain pendidikan di Australia juga terkenal berkualitas, di sana, sudah banyak teman² saya yang kuliah sambil bekerja. Akhirnya saya memutuskan untuk terus mencari info mengenai kampus dan perguruan tinggi di negeri Kangguru.

Sejak saat itu, saya mulai familiar dengan yang namanya AUD (Australian Dollar), alias mata uang Dollar Australia, mengapa demikian?  Karena pembayaran pendidikan harus dengan mata uang AUD, sehingga harus saya kurs IDR ke AUD, selain itu sebagian besar pendidikan di sana memerlukan biaya yang lumayan mahal, sehingga angka² biaya pendidikan tersebut terngiang-ngiang di kepala saya. Khususnya pendidikan yang mengarah ke teknik, pasti memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Singkat cerita, akhirnya sampai pada momentum yang tidak disangka-sangka, karena pengajuan beasiswa pendidikan saya ke salah satu Institute Swasta di Melbourne, Victoria, Australia, akhirnya diterima, :) sehingga biaya pendidikan yang pada awalnya tidak mungkin , akhirnya sampai terpangkas hampir 50%, itu salah satu hal yang saya rasa merupakan anugerah luar biasa dari Allah. Semakin besar peluang saya untuk melangkah lebih dekat menuju impian saya.

Saya pernah mendengar kata² bijak, "If people are not laughing at your goals, your goals too small", atau jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, "Jika orang² belum menertawakan impian/tujuan Anda, itu berarti impian/tujuan Anda tersebut masih terlalu kecil". Sama halnya ketika saya berusaha untuk melangkah menuju negeri Kangguru, banyak komentar² dari orang² di sekeliling saya, mereka ada yang setuju/senang, terdiam karena bimbang bahkan ada yang mengernit tanda meremehkan. Impian yang besar, biasanya akan lebih banyak mendapat respon negatif, namun semuanya saya terima dan saya anggap sebagai motivasi bagi diri saya, khususnya mereka yang sedikit meremehkan kekuatan dari sebuah impian. :)

Perjuangan masih panjang, yang terpenting terus berdo'a dan berusaha, jangan berhenti, sampai api itu benar² padam. Bukankah lebih baik menyalakan lilin daripada menghujat kegelapan? :)

Abid

No comments:

Instagram